Sebagai Sahabat Teknologi Kemendikbudristek tahun 2024 Propinsi Jawa Timur, saya, Suwidiyanti, M.Pd, berkesempatan menjadi bagian dari inisiatif Pembelajaran Berbasis Teknologi (Pembatik) yang diselenggarakan oleh BLPT Pusdatin Kemendikbudristek. Pembatik hadir sebagai program peningkatan kompetensi guru untuk mendukung inovasi pembelajaran dan implementasi Kurikulum Merdeka melalui pemanfaatan platform teknologi.
Tahun ini, Pembatik mengusung tema "Inovasi Pembelajaran Digital Sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka." Dalam program ini, guru diharapkan mengembangkan keterampilan literasi, implementasi, kreasi, hingga berbagi dan berkolaborasi, sesuai standar kompetensi TIK yang terdiri dari empat level.
Pada level tertinggi, yaitu Level 4, saya diberikan tantangan untuk membuat vlog yang menampilkan model pembelajaran inovatif yang saya rancang dengan berpusat pada murid.saya ingin berbagi kisah tentang bagaimana saya mengembangkan pendekatan PEMBANGKIT (Pembelajaran efektik menggunakan berbagai aplikasi dan teknologi interaktif), sebuah pendekatan pembelajaran berbasis teknologi untuk membuat pembelajaran matematika lebih relevan dan menarik.
Video Vlog Pembangkit
Di sekolah kami, khususnya untuk siswa kelas X fase E, banyak yang menghadapi tantangan dalam memahami materi barisan dan deret aritmatika serta geometri. Hasil asesmen diagnostik menunjukkan bahwa siswa sering merasa bosan dan mengantuk selama pelajaran, yang berimbas pada penurunan minat belajar.
Generasi ini, yang kita kenal sebagai Gen Infinity atau digital native, lebih cenderung menggunakan teknologi untuk hiburan daripada untuk belajar. Inilah alasan saya menciptakan PEMBANGKIT, sebuah model pembelajaran berbasis teknologi yang menggabungkan inovasi dan hiburan untuk memotivasi siswa belajar.
Namun, perjalanan menuju implementasi pembelajaran berbasis teknologi ini tidak selalu mudah. Kami dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan kemampuan digital guru hingga persiapan media interaktif yang memakan waktu, serta kendala infrastruktur seperti gangguan listrik dan jaringan internet yang tidak stabil.
Terlepas dari itu, saya dan rekan-rekan tetap berusaha keluar dari zona nyaman untuk berinovasi demi siswa. Langkah awal kami adalah melakukan perencanaan pembelajaran yang matang. Saya mencari referensi dari Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan, dengan bantuan Asisten Guru (Si Aru), memodifikasi modul agar lebih relevan dengan kebutuhan siswa kami.
Selanjutnya, asesmen diagnostik saya lakukan menggunakan Google Forms dan Quizizz untuk memahami gaya belajar dan kesiapan siswa terhadap materi.
Untuk pembelajaran matematika, saya mengembangkan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) BARET ARGOMETRI yang sama buat dengan memanfaatka aplikasi articulate storyline 3, menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PBL) dan game-based learning.
MPI ini dirancang untuk memfasilitasi pembelajaran yang menarik dan mendalam, dilengkapi antarmuka yang ramah pengguna, serta memungkinkan siswa mengaksesnya kapan saja. Setelah siswa memahami materi, mereka melanjutkan membuat presentasi dan infografis di Canva untuk berbagi pengetahuan dengan teman-teman sekelas, melatih kreativitas mereka dalam memvisualisasikan konsep.
Pada akhir pembelajaran, kami melakukan refleksi menggunakan Padlet dengan metode 4F (Facts, Feelings, Findings, dan Future), agar siswa dapat menilai pemahaman dan berkontribusi aktif dalam peningkatan pembelajaran ke depan.
Hasil dari implementasi PEMBANGKIT dan MPI BARET ARGOMETRI ini cukup menggembirakan. Siswa menjadi lebih termotivasi dalam belajar matematika dan aktif dalam pembelajaran. Tak hanya di kelas, praktik baik ini juga saya bagikan melalui diseminasi di sekolah saya dan beberapa sekolah imbas, bertepatan dengan program pengimbasan Sekolah Penggerak.
Kami juga mengadakan webinar daring untuk berbagi inspirasi dengan guru-guru lain di provinsi Jawa Timur dan beberapa provinsi lain, agar semakin banyak guru yang termotivasi untuk menerapkan teknologi dalam pembelajaran. Melalui kegiatan ini, saya berharap metode PEMBANGKIT dapat menginspirasi dan berdampak positif pada inovasi pembelajaran di seluruh Indonesia.
Terima kasih atas perhatiannya, semoga pengalaman ini bermanfaat. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya mendokumentasikan kegiatan berbagi dan berkolaborasi ini serta membagikannya di berbagai platform media sosial saya. Temukan Vlog PEMBANGKIT melalui akun media sosial berikut:
Youtube: TEMUKAN DISINI
Instagram: TEMUKAN DISINI
Tiktok: TEMUKAN DISINI
Facebook: TEMUKAN DISINI
Twitter: TEMUKAN DISINI
#blptkemendikbudristek
#merdekabelajar
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar
(DOWNLOAD)
.png)
0 comments :
Posting Komentar