Senin, 21 Oktober 2024

Pembangkit 1 # Optimalisasi Pemanfaatan PMM dan Pembelajaran Berbasis Digital di SMA Al Amin



Pada Selasa 21 Oktober 2024, suasana di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo terasa lebih semarak dari biasanya. 21 guru dari SMA Islam Al-Amin hadir untuk mengikuti acara berbagi praktik baik dengan topik "Optimalisasi Pemanfaatan PMM dan Pembelajaran Berbasis Digital." Acara dimulai pada pukul 07.30 dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta.

Kepala sekolah SMA Muhammadiyah 2, Bapak M. Zainul Arifin, S.Kom., M.M., membuka acara sebagai keynote speaker. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya Kurikulum Merdeka sebagai pondasi untuk mengasah kemampuan siswa, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan global, dan bagaimana pendidik perlu terus beradaptasi dengan perubahan yang cepat. 

Beliau menambahkan bahwa guru juga harus fleksibel dalam metode pengajaran, serta mendukung penggunaan teknologi digital yang bisa memperkuat sistem pembelajaran. Tak lupa, Bapak Zainul juga menyoroti bagaimana sistem informasi sekolah dan pengelolaan data siswa yang baik dapat membantu proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan terarah.

Setelah sambutan kepala sekolah, giliran narasumber pertama, Ibu Alfi Faridian, yang menyampaikan materinya. Ibu Alfi memaparkan tentang Capaian Pembelajaran (CP) terbaru dalam Kurikulum Merdeka. . Selain itu, Ibu Alfi menyoroti beberapa miskonsepsi yang masih sering muncul di kalangan pendidik terkait implementasi kurmer ini, misalnya anggapan bahwa setiap siswa harus mencapai standar yang sama dalam waktu yang sama, padahal Kurikulum Merdeka justru mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel dan mendalam, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa.

Narasumber kedua, Ibu Pratiwi Samsugiyarni, kemudian melanjutkan sesi dengan membahas tentang pembuatan modul ajar berdiferensiasi. Ibu Pratiwi menjelaskan bahwa diferensiasi dalam pengajaran merupakan kunci untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa yang berbeda-beda. Ia memberikan contoh konkret bagaimana modul ajar dapat disesuaikan dengan gaya belajar siswa, dan penyediaan variasi metode pengajaran Dengan diferensiasi ini, siswa yang memiliki kemampuan dan minat yang berbeda bisa belajar dengan cara yang paling sesuai untuk mereka.

Setelah sesi dari Ibu Pratiwi, giliran saya untuk memberikan paparan mengenai fitur-fitur yang tersedia di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Saya menjelaskan bahwa PMM adalah alat yang sangat membantu guru dalam menyusun modul ajar yang berdiferensiasi dengan mudah. Dengan PMM, guru dapat mengakses berbagai sumber daya yang siap pakai, yang bisa langsung disesuaikan dengan kebutuhan kelas. Selain itu, saya juga memperkenalkan bagaimana Artificial Intelligence (AI) dalam PMM yang diberi nama Asisten guru atau kita kenal dengan ARU dapat digunakan untuk mempersonalisasi materi ajar sesuai dengan kebutuhan dan kemajuan belajar siswa.

Tidak lupa, saya memperkenalkan Game Wardwall sebagai salah satu platform pembelajaran interaktif yang bisa membuat suasana belajar lebih menyenangkan dan menarik bagi siswa. Dengan Wardwall, guru bisa membuat kuis, tantangan, dan permainan edukatif yang diakses siswa melalui perangkat digital mereka. Pendekatan gamifikasi ini terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan membuat mereka lebih antusias dalam belajar.

Para peserta dari SMA Islam Al-Amin terlihat sangat antusias dengan materi yang disampaikan. Mereka banyak bertanya mengenai penerapan modul ajar berdiferensiasi dan bagaimana teknologi seperti PMM, AI, dan Wardwall bisa diintegrasikan dalam pembelajaran mereka sehari-hari. Diskusi berjalan hangat, dengan banyak guru yang berbagi pengalaman tentang tantangan yang mereka hadapi di kelas dan bagaimana mereka bisa menerapkan inovasi yang baru saja dipelajari.

Acara berakhir pada pukul 12 siang dengan sesi tanya jawab yang produktif. Para peserta membawa pulang banyak wawasan baru, materi digital, serta semangat untuk mulai mengintegrasikan teknologi dalam proses pengajaran mereka. Di penghujung acara, kepala sekolah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif semua peserta, berharap pertemuan ini akan membuka jalan bagi peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.


Suwidiyanti saat menyampaikan materi

Presensi Kegiatan

#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024  
#sahabatteknologikemendikbudristek 
#platformmerdekamengajar






0 comments :

Posting Komentar

 
=======
banner
======

Ini adalah popup yang akan muncul hanya sekali.