Penyusunan Multimedia Pembelajaran Interaktif

Memfasilitasi penyusunan Multimedia Pembelajaran Interaktif bersama SMA Al Mubarokah

Video Vlog Pembangkit

Video Vlog ini menampilkan tayangan tentang kegiatan pembangkit 2024

Kuliah Umum Pembatik Level 4

Pada kegiatan kuliah umum pembatik 2024 Level 4 bertajuk "Inovasi Pembelajaran Digital dengan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)"

Webinar Sahabat Teknologi

Pada tanggal 25 Oktober 2024, saya dengan penuh semangat ikut serta dalam webinar “Inovasi Pembelajaran Digital dengan Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran Interaktif” yang diselenggarakan oleh komunitas Sahabat Teknologi Jawa Timur

Berbagi praktik baik pemanfaatan e-learning berbasis Moodle

SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo menjadi fasilitator acara berbagi praktik baik bersama 54 guru dari SMA Negeri 1 Gedangan. Acara ini berlangsung dari pukul 07.30 hingga 12.00,

Senin, 28 Oktober 2024

Vlog Pembangkit

  

Sebagai Sahabat Teknologi Kemendikbudristek tahun 2024 Propinsi Jawa Timur, saya, Suwidiyanti, M.Pd,  berkesempatan menjadi bagian dari inisiatif Pembelajaran Berbasis Teknologi (Pembatik) yang diselenggarakan oleh BLPT Pusdatin Kemendikbudristek. Pembatik hadir sebagai program peningkatan kompetensi guru untuk mendukung inovasi pembelajaran dan implementasi Kurikulum Merdeka melalui pemanfaatan platform teknologi.

Tahun ini, Pembatik mengusung tema "Inovasi Pembelajaran Digital Sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka." Dalam program ini, guru diharapkan mengembangkan keterampilan literasi, implementasi, kreasi, hingga berbagi dan berkolaborasi, sesuai standar kompetensi TIK yang terdiri dari empat level.

Pada level tertinggi, yaitu Level 4, saya diberikan tantangan untuk membuat vlog yang menampilkan model pembelajaran inovatif yang saya rancang dengan berpusat pada murid.saya ingin berbagi kisah tentang bagaimana saya mengembangkan pendekatan PEMBANGKIT (Pembelajaran efektik menggunakan berbagai aplikasi dan teknologi interaktif), sebuah pendekatan pembelajaran berbasis teknologi untuk membuat pembelajaran matematika lebih relevan dan menarik. 

Video Vlog Pembangkit
Di sekolah kami, khususnya untuk siswa kelas X fase E, banyak yang menghadapi tantangan dalam memahami materi barisan dan deret aritmatika serta geometri. Hasil asesmen diagnostik menunjukkan bahwa siswa sering merasa bosan dan mengantuk selama pelajaran, yang berimbas pada penurunan minat belajar. 

Generasi ini, yang kita kenal sebagai Gen Infinity atau digital native, lebih cenderung menggunakan teknologi untuk hiburan daripada untuk belajar. Inilah alasan saya menciptakan PEMBANGKIT, sebuah model pembelajaran berbasis teknologi yang menggabungkan inovasi dan hiburan untuk memotivasi siswa belajar.

Namun, perjalanan menuju implementasi pembelajaran berbasis teknologi ini tidak selalu mudah. Kami dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan kemampuan digital guru hingga persiapan media interaktif yang memakan waktu, serta kendala infrastruktur seperti gangguan listrik dan jaringan internet yang tidak stabil. 

Terlepas dari itu, saya dan rekan-rekan tetap berusaha keluar dari zona nyaman untuk berinovasi demi siswa. Langkah awal kami adalah melakukan perencanaan pembelajaran yang matang. Saya mencari referensi dari Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan, dengan bantuan Asisten Guru (Si Aru), memodifikasi modul agar lebih relevan dengan kebutuhan siswa kami. 

Selanjutnya, asesmen diagnostik saya lakukan menggunakan Google Forms dan Quizizz untuk memahami gaya belajar dan kesiapan siswa terhadap materi.

Untuk pembelajaran matematika, saya mengembangkan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) BARET ARGOMETRI yang sama buat dengan memanfaatka aplikasi articulate storyline 3, menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PBL) dan game-based learning. 

MPI ini dirancang untuk memfasilitasi pembelajaran yang menarik dan mendalam, dilengkapi antarmuka yang ramah pengguna, serta memungkinkan siswa mengaksesnya kapan saja. Setelah siswa memahami materi, mereka melanjutkan membuat presentasi dan infografis di Canva untuk berbagi pengetahuan dengan teman-teman sekelas, melatih kreativitas mereka dalam memvisualisasikan konsep. 

Pada akhir pembelajaran, kami melakukan refleksi menggunakan Padlet dengan metode 4F (Facts, Feelings, Findings, dan Future), agar siswa dapat menilai pemahaman dan berkontribusi aktif dalam peningkatan pembelajaran ke depan.

Hasil dari implementasi PEMBANGKIT dan MPI BARET ARGOMETRI ini cukup menggembirakan. Siswa menjadi lebih termotivasi dalam belajar matematika dan aktif dalam pembelajaran. Tak hanya di kelas, praktik baik ini juga saya bagikan melalui diseminasi di sekolah saya dan beberapa sekolah imbas, bertepatan dengan program pengimbasan Sekolah Penggerak. 

Kami juga mengadakan webinar daring untuk berbagi inspirasi dengan guru-guru lain di provinsi Jawa Timur dan beberapa provinsi lain, agar semakin banyak guru yang termotivasi untuk menerapkan teknologi dalam pembelajaran. Melalui kegiatan ini, saya berharap metode PEMBANGKIT dapat menginspirasi dan berdampak positif pada inovasi pembelajaran di seluruh Indonesia.

Terima kasih atas perhatiannya, semoga pengalaman ini bermanfaat. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saya mendokumentasikan kegiatan berbagi dan berkolaborasi ini serta membagikannya di berbagai platform media sosial saya. Temukan Vlog PEMBANGKIT melalui akun media sosial berikut:

Instagram: TEMUKAN DISINI
Facebook: TEMUKAN DISINI

#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024  
#sahabatteknologikemendikbudristek 
#platformmerdekamengajar





(DOWNLOAD)

Minggu, 27 Oktober 2024

Pembangkit 6 # Webinar Lintas Provinsi Sahabat Teknologi SIMPATIK - Serunya Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK

Alhamdulillah, pada hari Minggu, 27 Oktober 2024, saya berkesempatan berbagi praktik baik dalam webinar lintas provinsi bertema "SIMPATIK” Serunya Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK yang diselenggarakan oleh Komunitas Sahabat Teknologi Maluku 2024. 

Kegiatan ini berlangsung secara daring pada pukul 15.30 WITA, dengan sambutan dari keynote speaker kami, Surahman K., S.Pd., Duta Teknologi Maluku Utara tahun 2021. Kehadiran beliau membawa inspirasi bagi kami semua untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi di dunia pendidikan.

Webinar ini mengumpulkan rekan-rekan Sahabat Teknologi dari berbagai provinsi, menjadikannya momen yang sangat spesial. Saya merasa beruntung bisa berbagi praktik baik bersama teman-teman yang luar biasa dari berbagai wilayah: Fitrayanti, S.Pd., STK dari Sulawesi Barat, Dewi Lestari, S.Pd., STK dari Sulawesi Barat, Septiani, S.Pd., STK dari Kalimantan Tengah, Yohana A., S.Pd., STK dari Papua Selatan, dan Erita Apriliasih, S.Pd., STK dari Maluku Utara dan saya Suwidiyanti, M.Pd STK dari Kabupaten Sidoarjo. Kehadiran mereka membuat diskusi semakin kaya dengan berbagai sudut pandang dan pengalaman.

Dalam webinar ini, saya berbagi pengalaman tentang  Optimalisasi Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan MPI  yang menarik. Saya menjelaskan bagaimana PMM bisa menjadi sumber referensi yang bermanfaat bagi guru untuk memberi inspirasi bagi untuk melaksanakan pembelajaran yang inovatif,  Selain itu, saya juga berbicara tentang MPI (Media Pembelajaran Interaktif) yang dapat digunakan untuk membuat materi yang lebih dinamis dan interaktif. 

Dengan menggunakan MPI, saya bisa menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan membuat siswa lebih tertarik mengikuti pelajaran.

Saya memilih MPI berbasis AS 3 karena platform ini memungkinkan pembuatan materi interaktif yang dinamis dengan animasi dan fitur interaktif yang lebih kaya. Dengan AS 3, saya bisa menyusun materi pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif, sehingga mereka dapat memahami materi dengan cara yang lebih menarik.


Saya kemudian melanjutkan sesi dengan demo langsung MPI berbasis AS 3 yang telah saya buat. Dalam demo tersebut, saya memperlihatkan beberapa fitur interaktif yang saya gunakan, seperti animasi soal, penilaian otomatis, dan fitur feedback langsung. Para peserta terlihat antusias saat melihat bagaimana MPI berbasis AS 3 dapat menciptakan pengalaman belajar yang berbeda dan lebih hidup bagi siswa.

Sepanjang webinar, para peserta  berjumlah 60 menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi ide. Beberapa peserta bertanya tentang tips untuk membuat konten interaktif menggunakan MPI, serta bagaimana menghadapi kendala teknis saat menggunakan aplikasi dalam pembelajaran. 

Webinar lintas provinsi ini tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik baik, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi kami semua untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Kolaborasi lintas daerah ini memberikan kami wawasan baru tentang cara-cara kreatif yang bisa diterapkan dalam konteks yang berbeda-beda. Dengan teknologi, kita bisa menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif, mendukung kearifan lokal, dan relevan bagi siswa di seluruh Indonesia.

Dokumentasi Video

Presensi Kegiatan


#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024  
#sahabatteknologikemendikbudristek 
#platformmerdekamengajar

Jumat, 25 Oktober 2024

Pembangkit 5 # Webinar Sahabat Teknologi Jatim Inovasi Media Pembelajaran Digital dengan Memanfaatkan Multimedia Pembelajaran Interaktif

Pada tanggal 25 Oktober 2024, saya dengan penuh semangat ikut serta dalam webinar “Inovasi Pembelajaran Digital dengan Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran Interaktif” yang diselenggarakan oleh komunitas Sahabat Teknologi Jawa Timur. Webinar ini diadakan melalui Google Meet dan disiarkan langsung di youtube komunitas SRB Jawa Timur, dihadiri oleh 178 peserta yang antusias. 

Acara ini dimulai dengan pemaparan dari keynote speaker, Duta Teknologi Kemendikbudristek Jawa Timur, Noval Abdillah, yang memberikan inspirasi mengenai pentingnya inovasi pembelajaran digital di era saat ini.

Pada webinar ini, saya tidak hanya berperan sebagai narasumber, tetapi juga dipercaya menjadi moderator pada bagian pertama acara. Bersama dengan rekan-rekan Sahabat Teknologi lainnya, seperti Budiyanto dari Kabupaten Sampang, Feri Sujatmiko dari Kota Blitar, Lutfiani Dwi A. dari Kabupaten Bojonegoro, dan Nafisa dari Kabupaten Pasuruan, kami saling berkolaborasi untuk berbagi praktik baik dalam implementasi pembelajaran berbasis TIK.


Sebagai narasumber, saya memperkenalkan sebuah inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang saya kembangkan dan saya beri nama PEMBANGKIT (Pembelajaran Efektif menggunakan berbagai Aplikasi dan Teknologi Interaktif). Dalam sesi ini, saya menjelaskan bagaimana PEMBANGKIT menjadi solusi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan dan menarik bagi siswa, terutama dalam pembelajaran matematika pada materi barisan dan deret aritmatika dan geometri. 

Saya merancang PEMBANGKIT dengan pendekatan yang berpusat pada siswa melalui elemen game-based learning dan project-based learning, sehingga siswa dapat belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Saya memulai dengan menggambarkan situasi di sekolah kami, di mana banyak siswa merasa bosan dan kurang termotivasi dalam belajar matematika. Saya juga memaparkan tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur dan keterampilan digital guru yang masih perlu ditingkatkan.

Selanjutnya, saya menjelaskan aksi konkret yang saya lakukan, termasuk memanfaatkan referensi dari Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan dukungan Asisten Guru (Si Aru) untuk menyesuaikan materi ajar dengan kebutuhan siswa. Saya juga mengintegrasikan asesmen diagnostik menggunakan Google Form dan Quizizz untuk memahami gaya dan kesiapan belajar siswa sebelum masuk ke pembelajaran utama.

Puncak dari aksi ini adalah penggunaan MPI BARET ARGOMETRI, sebuah multimedia pembelajaran interaktif yang saya desain dengan Articulate Storyline 3. MPI ini didukung oleh fitur yang mobile-friendly dan user-friendly, memungkinkan siswa mengakses materi, kuis interaktif, serta berbagai latihan soal yang menarik. Saya juga mendorong siswa untuk membuat presentasi dan infografis menggunakan Canva sebagai produk akhir pembelajaran mereka. Dan diakhir pembelajaran memanfaatkan padlet dalam kegiaan refleksi

Di akhir, saya membagikan hasil yang positif dari implementasi PEMBANGKIT ini, di mana hasil belajar,  motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar matematika meningkat. Rencana tindak lanjut pun telah saya susun, termasuk pengembangan media pembelajaran dengan penambahan elemen Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) agar pembelajaran semakin menarik dan mendalam dan jika sudah divalidasi bisa diusulkan untuk di HAKI

Webinar ini memberi saya kesempatan berharga untuk berbagi praktik baik dan pengalaman yang sudah saya jalani, serta berdiskusi dengan para pendidik lainnya dari seluruh Jawa Timur. Semoga dengan berbagi praktik baik melalui webinar ini, semakin banyak guru yang terinspirasi untuk keluar dari zona nyaman dan berinovasi dalam pembelajaran. Terima kasih kepada komunitas Sahabat Teknologi Jawa Timur dan semua peserta yang telah menyukseskan acara ini. Mari kita terus berkarya untuk pendidikan yang lebih adaptif dan siap menghadapi tantangan era digital.

Video Dokumentasi Webinar

Presensi Webinar

#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024  
#sahabatteknologikemendikbudristek 
#platformmerdekamengajar

Kamis, 24 Oktober 2024

Pembangkit 4 # Penyusunan Multimedia Pembelajaran Interaktif dengan Canva di SMA Al Mubarokah

sesi foto bersama dengan peserta dari SMA Al Mubarokah

Pada tanggal 24 Oktober 2024, kami mengadakan kegiatan berbagi praktik baik di SMA Al Mubarokah. Kegiatan ini dihadiri oleh 27 guru yang antusias untuk belajar dan mengembangkan keterampilan mereka dalam menyusun multimedia pembelajaran interaktif menggunakan Canva.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah, yang menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran di era digital ini. Beliau mengapresiasi upaya para guru untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran melalui teknologi.

Setelah sambutan, sesi pelatihan dimulai. Para peserta diajak untuk mengenal lebih jauh mengenai Canva, platform desain grafis yang memungkinkan pengguna untuk membuat berbagai jenis konten visual dengan mudah. Kami memberikan penjelasan langkah demi langkah tentang cara menggunakan fitur-fitur Canva, mulai dari membuat presentasi, poster, hingga video pembelajaran.

peserta sedang menyimak paparan materi

Selama sesi praktik, para guru dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Mereka berkolaborasi untuk merancang materi pembelajaran yang interaktif dan menarik, seperti infografis dan kuis. Kami juga menyediakan waktu untuk berbagi hasil karya masing-masing kelompok, yang menambah semangat dan kreativitas peserta.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis para guru, tetapi juga mendorong kolaborasi dan tukar pikiran di antara mereka. Kami berharap bahwa hasil dari pelatihan ini akan diterapkan di kelas dan memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran siswa.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi refleksi, di mana para guru menyampaikan pengalaman dan kesan mereka. Mereka merasa lebih percaya diri dalam menggunakan Canva dan siap untuk menerapkan ilmu yang didapat dalam pengajaran mereka.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kami percaya bahwa pendidikan di SMA Al Mubarokah akan semakin berkembang dan dapat menghadapi tantangan di masa depan. Mari kita terus berbagi praktik baik dan berinovasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik!

Suwidiyanti saat menyampaikan materi

presensi kegiatan

#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024  
#sahabatteknologikemendikbudristek 
#platformmerdekamengajar

Rabu, 23 Oktober 2024

Persiapan Webinar Bersama Tutor pendamping Duta Teknologi Provinsi Jawa Timur

 

Pada tanggal 23 Oktober 2024, kami mengadakan sesi pendampingan persiapan webinar yang berlangsung dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB melalui Google Meet. Sesi ini dipandu oleh pendamping kami, Pak Nauval Abdillah, seorang Duta Teknologi dari Jawa Timur. Sesi tambahan ini diadakan atas inisiatif kelompok Sahabat Teknologi kami, bertujuan agar kami dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk tampil di webinar mendatang.

Selama sesi ini, kami membahas action plan yang telah dibuat sebelumnya. Pak Nauval memberikan panduan mengenai bagaimana sebaiknya webinar nanti difokuskan pada praktik-praktik pembelajaran berbasis TIK yang sudah diimplementasikan, bukan hanya teori. Beliau menekankan pentingnya berbagi pengalaman nyata agar peserta webinar dapat langsung menerapkan pembelajaran yang telah kami lakukan di kelas masing-masing.

Tak hanya itu, kami juga mendapat pelatihan teknis terkait pelaksanaan webinar, mulai dari proses recording, live streaming, hingga pembagian tugas yang akan mendukung kelancaran acara. Kami belajar cara menjadi moderator, mengatur bagian desain flayer, membuat link presensi, dan mempersiapkan segala kebutuhan teknis lainnya. Panduan ini sangat membantu kami dalam memahami peran masing-masing dan pentingnya kerja sama tim dalam menyukseskan acara.

Dengan adanya sesi pendampingan ini, kami merasa lebih siap dan percaya diri dalam menyelenggarakan webinar. Simulasi yang dilakukan memberikan gambaran jelas tentang alur acara dan situasi yang mungkin terjadi, sehingga kami bisa mengantisipasi berbagai kendala sebelum hari H. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Nauval yang dengan sabar dan ikhlas mendampingi serta membantu kami menyelesaikan tugas Level 4 ini. Berkat dukungannya, kami merasa lebih mantap untuk menyelenggarakan webinar yang inspiratif dan bermanfaat.



Arsip Video


#blptkemendikbudristek 

#merdekabelajar 

#pembatik2024  

#sahabatteknologikemendikbudristek 

#platformmerdekamengajar

Pembangkit 3 # Pemanfaatan e-learning berbasis Moodle dan Pembelajaran Berbasis Digital Menggunakan MPI di SMA Negeri 1 Gedangan

 Peserta pelatihan saat sesi foto bersama

Pada tanggal 23 Oktober 2024, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo menjadi fasilitator acara berbagi praktik baik bersama 54 guru dari SMA Negeri 1 Gedangan. Acara ini berlangsung dari pukul 07.30 hingga 12.00, dengan topik utama tentang pemanfaatan Moodle dan pembelajaran berbasis digital sebagai bagian dari tugas sekolah penggerak untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka (Kurmer).

Acara dimulai dengan sambutan dari kepala sekolah, Bapak M. Zainul Arifin, S.Kom., M.M., yang membuka pertemuan dengan semangat dan antusiasme. Beliau menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya sekolah penggerak untuk saling berbagi praktik baik dalam implementasi Kurikulum Merdeka. 

Bapak Zainul menekankan pentingnya kolaborasi antar sekolah dalam mengembangkan inovasi pembelajaran. “Kita saling belajar dari apa yang sudah kita implementasikan di masing-masing sekolah, sehingga bisa saling memperkaya pengalaman,” katanya. Beliau juga menambahkan bahwa tidak hanya SMA Muhammadiyah 2 yang akan berbagi, tetapi SMA Negeri 1 Gedangan juga akan menyampaikan praktik baik yang telah mereka terapkan di sekolah mereka.

Setelah sambutan dari kepala sekolah, narasumber pertama, Naimul Hajar Alkaromi, M.Kom., dan Buarhan Ahmad Amuludi, S.Kom., sebagai Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Manajemen, memaparkan tentang pemanfaatan Moodle dalam pembelajaran. Mereka menjelaskan bahwa Moodle adalah salah satu Learning Management System (LMS) yang telah banyak digunakan oleh sekolah-sekolah di Indonesia. 

Moodle tidak hanya memungkinkan guru untuk menyampaikan materi ajar secara digital, tetapi juga menyediakan fitur-fitur yang mendukung asesmen, kolaborasi siswa, dan pelacakan perkembangan belajar secara efektif. Para peserta terlihat antusias ketika mendengar bagaimana Moodle dapat memudahkan guru dalam menyusun pembelajaran daring yang lebih terstruktur dan terukur.


Narasumber juga membagikan pengalaman SMA Negeri 1 Gedangan dalam mengintegrasikan Moodle ke dalam sistem pembelajaran mereka. Mereka menyoroti bagaimana Moodle membantu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran digital dan memberikan fleksibilitas bagi guru dalam menyusun materi yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Para peserta dari kedua sekolah tampak tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang langkah-langkah praktis dalam mengimplementasikan Moodle di sekolah mereka.

Setelah sesi dari para narasumber, giliran saya untuk melanjutkan dengan memperkenalkan fitur-fitur yang terdapat di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Saya menjelaskan bahwa PMM menawarkan berbagai sumber daya yang dapat membantu guru menyiapkan modul ajar berdiferensiasi, sehingga materi dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan setiap siswa. 

Selain itu, saya juga memperkenalkan beberapa alat berbasis AI yang bisa mendukung proses pengajaran, seperti Asisten Guru AI, Leonardo AI, dan Gamma AI. Alat-alat ini dirancang untuk membantu guru dalam menganalisis kebutuhan siswa, mempersonalisasi materi ajar, hingga memberikan rekomendasi strategi pembelajaran yang lebih efektif.

Selain itu, saya juga memperkenalkan Game Bamboozle, sebuah platform interaktif yang dapat digunakan untuk membuat kuis dan permainan edukatif. Dengan game ini, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan interaktif, karena siswa diajak untuk berpartisipasi aktif dalam proses belajar melalui tantangan-tantangan gamified. Peserta tampak sangat antusias, terutama ketika saya memberikan contoh-contoh implementasi game dalam kelas yang berhasil meningkatkan motivasi siswa.

Sepanjang acara, para peserta dari SMA Negeri 1 Gedangan dan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan dan keberhasilan mereka dalam menggunakan Moodle, PMM, dan alat-alat berbasis AI dalam pembelajaran. Pertukaran ide berlangsung hangat, dengan banyak guru yang mengajukan pertanyaan dan berbagi solusi.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif pada pukul 12.00, di mana para peserta menyampaikan ketertarikan mereka untuk segera mengimplementasikan inovasi yang mereka pelajari. 

Dengan semangat kolaborasi dan saling berbagi, kedua sekolah berhasil memperkaya pengalaman dan pengetahuan mereka dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif di era digital ini. Sebelum pulang, para peserta mendapatkan materi tambahan dan panduan praktis untuk diterapkan di sekolah masing-masing.

penyampaian materi oleh Suwidiyanti

Presensi Kegiatan

#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024  
#sahabatteknologikemendikbudristek 
#platformmerdekamengajar


Selasa, 22 Oktober 2024

Pembangkit 2 # Optimalisasi Pemanfaatan PMM dan MPI di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo

Pada 22 Oktober 2024, aula SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo sudah dipenuhi oleh 40 peserta yang terdiri dari guru-guru penuh semangat. Mereka berkumpul untuk mengikuti acara "Berbagi Praktik Baik Optimalisasi Pemanfaatan PMM dan MPI dalam Pembelajaran." Tepat pukul 7 pagi, acara dimulai dengan suasana penuh antusiasme, diawali oleh sambutan dari kepala sekolah, Bapak M Zainul Arifin, yang tampil sebagai keynote speaker.

Bapak Zainul membuka acara dengan menceritakan tentang Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang telah diterapkan di sekolah. Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan bagaimana SIM telah mempermudah berbagai aspek administrasi, termasuk pencatatan kehadiran, pengelolaan nilai siswa, serta pelaporan akademik yang lebih efisien. Beliau juga bercerita tentang bagaimana SIM ini telah membantu sekolah dalam memantau perkembangan siswa secara lebih terstruktur, sehingga dapat mengidentifikasi potensi dan tantangan yang dihadapi siswa dengan lebih cepat. Beliau mengakhiri pembukaannya dengan menyatakan betapa pentingnya teknologi dalam menunjang efektivitas pembelajaran modern.

Setelah pembukaan yang inspiratif, giliran saya untuk memaparkan materi utama terkait optimalisasi penggunaan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan Media Pembelajaran Interaktif (MPI). Dengan semangat yang tidak kalah, saya memulai sesi dengan mengenalkan berbagai fitur PMM yang dirancang untuk memudahkan tugas para guru dalam mengembangkan materi ajar yang berkualitas. Saya menunjukkan bagaimana PMM menyediakan sumber daya yang sangat kaya mulai dari contoh-contoh modul ajar, asesmen terstruktur, hingga pelatihan mandiri untuk pengembangan kompetensi guru.


Saya menjelaskan bagaimana PMM dapat membantu guru menyiapkan materi pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum secara lebih efisien. Guru tidak perlu lagi membuat semuanya dari nol, tetapi bisa mengadaptasi materi yang tersedia dan menyesuaikannya dengan kebutuhan kelas masing-masing. Selain itu, fitur-fitur seperti evaluasi digital memungkinkan guru untuk melakukan penilaian dengan lebih cepat dan akurat.

Lalu, saya memperkenalkan Media Pembelajaran Interaktif (MPI) sebagai alat yang sangat membantu untuk membuat kelas menjadi lebih hidup. Saya memaparkan cara menggunakan MPI untuk membuat presentasi interaktif, video pembelajaran, dan bahkan kuis digital yang bisa langsung diakses oleh siswa melalui perangkat mereka. Dengan ini, pembelajaran di kelas tidak lagi bersifat satu arah, melainkan dua arah, di mana siswa lebih terlibat aktif dalam proses belajar.

Saya membagikan beberapa contoh penerapan PMM dan MPI yang sudah dilakukan di beberapa kelas, memperlihatkan betapa efektifnya alat-alat ini dalam meningkatkan partisipasi siswa. Peserta yang hadir tampak tertarik dan mulai berdiskusi tentang bagaimana mereka bisa mengintegrasikan kedua platform ini ke dalam metode pengajaran mereka sendiri. Ada yang bertanya tentang cara membuat kuis interaktif, ada juga yang tertarik dengan cara menggunakan modul ajar di PMM untuk mata pelajaran yang mereka ajarkan.

Setelah sesi tanya jawab yang seru, acara ditutup pada pukul 08.30 dengan kesimpulan bahwa penggunaan teknologi seperti PMM dan MPI memang sangat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital ini. Saya merasa puas bisa berbagi pengalaman dan melihat antusiasme dari para peserta untuk mulai mengadopsi teknologi ini di kelas mereka masing-masing. Sebelum beranjak pulang, para peserta mendapatkan bahan ajar tambahan yang bisa mereka pelajari lebih lanjut, siap untuk diimplementasikan dalam kelas.

Penyampaian materi oleh Suwidiyanti
presensi kegiatan

#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024  
#sahabatteknologikemendikbudristek 
#platformmerdekamengajar
 

Senin, 21 Oktober 2024

Pembangkit 1 # Optimalisasi Pemanfaatan PMM dan Pembelajaran Berbasis Digital di SMA Al Amin



Pada Selasa 21 Oktober 2024, suasana di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo terasa lebih semarak dari biasanya. 21 guru dari SMA Islam Al-Amin hadir untuk mengikuti acara berbagi praktik baik dengan topik "Optimalisasi Pemanfaatan PMM dan Pembelajaran Berbasis Digital." Acara dimulai pada pukul 07.30 dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta.

Kepala sekolah SMA Muhammadiyah 2, Bapak M. Zainul Arifin, S.Kom., M.M., membuka acara sebagai keynote speaker. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya Kurikulum Merdeka sebagai pondasi untuk mengasah kemampuan siswa, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan global, dan bagaimana pendidik perlu terus beradaptasi dengan perubahan yang cepat. 

Beliau menambahkan bahwa guru juga harus fleksibel dalam metode pengajaran, serta mendukung penggunaan teknologi digital yang bisa memperkuat sistem pembelajaran. Tak lupa, Bapak Zainul juga menyoroti bagaimana sistem informasi sekolah dan pengelolaan data siswa yang baik dapat membantu proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan terarah.

Setelah sambutan kepala sekolah, giliran narasumber pertama, Ibu Alfi Faridian, yang menyampaikan materinya. Ibu Alfi memaparkan tentang Capaian Pembelajaran (CP) terbaru dalam Kurikulum Merdeka. . Selain itu, Ibu Alfi menyoroti beberapa miskonsepsi yang masih sering muncul di kalangan pendidik terkait implementasi kurmer ini, misalnya anggapan bahwa setiap siswa harus mencapai standar yang sama dalam waktu yang sama, padahal Kurikulum Merdeka justru mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel dan mendalam, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa.

Narasumber kedua, Ibu Pratiwi Samsugiyarni, kemudian melanjutkan sesi dengan membahas tentang pembuatan modul ajar berdiferensiasi. Ibu Pratiwi menjelaskan bahwa diferensiasi dalam pengajaran merupakan kunci untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa yang berbeda-beda. Ia memberikan contoh konkret bagaimana modul ajar dapat disesuaikan dengan gaya belajar siswa, dan penyediaan variasi metode pengajaran Dengan diferensiasi ini, siswa yang memiliki kemampuan dan minat yang berbeda bisa belajar dengan cara yang paling sesuai untuk mereka.

Setelah sesi dari Ibu Pratiwi, giliran saya untuk memberikan paparan mengenai fitur-fitur yang tersedia di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Saya menjelaskan bahwa PMM adalah alat yang sangat membantu guru dalam menyusun modul ajar yang berdiferensiasi dengan mudah. Dengan PMM, guru dapat mengakses berbagai sumber daya yang siap pakai, yang bisa langsung disesuaikan dengan kebutuhan kelas. Selain itu, saya juga memperkenalkan bagaimana Artificial Intelligence (AI) dalam PMM yang diberi nama Asisten guru atau kita kenal dengan ARU dapat digunakan untuk mempersonalisasi materi ajar sesuai dengan kebutuhan dan kemajuan belajar siswa.

Tidak lupa, saya memperkenalkan Game Wardwall sebagai salah satu platform pembelajaran interaktif yang bisa membuat suasana belajar lebih menyenangkan dan menarik bagi siswa. Dengan Wardwall, guru bisa membuat kuis, tantangan, dan permainan edukatif yang diakses siswa melalui perangkat digital mereka. Pendekatan gamifikasi ini terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan membuat mereka lebih antusias dalam belajar.

Para peserta dari SMA Islam Al-Amin terlihat sangat antusias dengan materi yang disampaikan. Mereka banyak bertanya mengenai penerapan modul ajar berdiferensiasi dan bagaimana teknologi seperti PMM, AI, dan Wardwall bisa diintegrasikan dalam pembelajaran mereka sehari-hari. Diskusi berjalan hangat, dengan banyak guru yang berbagi pengalaman tentang tantangan yang mereka hadapi di kelas dan bagaimana mereka bisa menerapkan inovasi yang baru saja dipelajari.

Acara berakhir pada pukul 12 siang dengan sesi tanya jawab yang produktif. Para peserta membawa pulang banyak wawasan baru, materi digital, serta semangat untuk mulai mengintegrasikan teknologi dalam proses pengajaran mereka. Di penghujung acara, kepala sekolah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif semua peserta, berharap pertemuan ini akan membuka jalan bagi peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.


Suwidiyanti saat menyampaikan materi

Presensi Kegiatan

#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024  
#sahabatteknologikemendikbudristek 
#platformmerdekamengajar






Sabtu, 19 Oktober 2024

Kuliah Umum Pembatik level 4

 


Pada kegiatan kuliah umum pembatik 2024 Level 4 bertajuk "Inovasi Pembelajaran Digital dengan Pemanfaatan  Artificial Intelligence (AI)," kami disuguhkan wawasan baru dan inspiratif tentang pembelajaran berbasis teknologi. Acara ini, yang berlangsung secara daring melalui live YouTube Rumah Belajar Kemendikbud pada tanggal 19 Oktober 2024, dimulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB

Dipandu oleh Pak Dewa dan Dayu Dewi sebagai MC, acara dibuka dengan sambutan penuh semangat dari Dr. Yudhistira Nugroho, S.T., M.C.T.I., Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbudristek, yang menekankan pentingnya peran AI dalam transformasi pendidikan. Menurutnya, AI dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif dan relevan bagi kebutuhan siswa di era digital.

Selanjutnya, Bapak Wibowo Mukti, S.Kom., M.S.I., Kepala BLPT Kemendikbudristek, membahas penerapan AI dalam kelas. Dengan contoh konkret, ia menjelaskan bagaimana AI mendukung guru melalui analisis data siswa, sehingga mereka dapat memberikan pendekatan pembelajaran yang lebih personal dan efektif.

Acara ini juga menghadirkan Prof. Dr. Amiruddin Aziz, M.A., M.Pd., sebagai pembicara kunci yang membahas dampak jangka panjang AI terhadap perkembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Prof. Amiruddin menginspirasi peserta untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan teknologi. Beliau mengingatkan bahwa guru harus memanfaatkan teknologi untuk membangun karakter siswa yang kritis dan adaptif.

Dr. Ir. Eko Mursito Budi melanjutkan dengan membahas peran AI dalam meringankan tugas administratif guru, sehingga mereka bisa lebih fokus pada interaksi dengan siswa. Melalui teknologi seperti chatbot atau platform pembelajaran adaptif, AI dapat membantu mengurangi beban administrasi dan membuat proses belajar lebih lancar.

Acara diakhiri dengan diskusi panel yang dimoderatori oleh Bapak Andika Faris, di mana para guru berbagi pengalaman tentang tantangan dan solusi mereka dalam mengintegrasikan AI di kelas. Diskusi ini menjadi ajang saling belajar, dan para guru terinspirasi untuk terus mencoba inovasi baru di ruang kelas mereka. Kuliah umum pembatik 2024 Level 4 ini sukses memberikan pandangan segar dan semangat bagi para pendidik dan saya pada khususnya.


video dokumentasi

#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024  
#sahabatteknologikemendikbudristek 
#platformmerdekamengajar



Rabu, 16 Oktober 2024

Kegiatan Sinkronus Level 4 Bersama Para Tutor







Pada malam tanggal 16 Oktober 2024, para Sahabat Teknologi Jawa Timur bergabung dalam sesi sinkronus Level 4 Pembatik. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB ini merupakan wadah bagi para guru untuk mendalami materi di Level 4 dan mendapatkan berbagai tips berharga agar berhasil lulus dalam program ini. Dengan format daring melalui platform Google Meet, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai narasumber ahli yang siap berbagi inspirasi dan ilmu.

Kegiatan ini dibuka oleh pak Bardo Baskoro dari BLPT Pusdatin Kemendikbudristek Jawa Timur yang memberikan semangat kepada seluruh peserta untuk terus mengembangkan diri melalui teknologi. Dalam sambutannya, Bardo mengingatkan bahwa menjadi Sahabat Teknologi bukan hanya tentang menguasai teknologi, tetapi juga tentang menjadi inspirasi bagi para siswa dan rekan sejawat.

Para peserta berkesempatan belajar langsung dari para tutor yang kompeten, termasuk  pakArif Darmawan dari BLPT Pusdatin Kemendikbudristek dan berbagai duta teknologi Dari Propinsi Jawa Timur seperti cak Rahmat Effendi,  bunda raden roro Martiningsih, pak Noval Abdillah, bu Kiki Niken Saputri, pak Ilham Saputra,  bu Eka Nurviana Fatmawati, serta pak Andika Faris. Mereka membagikan pengalaman dan tips praktis yang sangat berguna, terutama dalam pendalaman materi yang ada di modul-modul berikut:

1. Modul 11 - Membangun Komunikasi dan Kolaborasi dalam Pemanfaatan Platform Teknologi  

   Dalam modul ini, para tutor menjelaskan berbagai cara memaksimalkan platform digital untuk berkolaborasi di lingkungan sekolah, maupun yang lebih luas dalam masyarakat..

2. Modul 12 - Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Pembelajaran dan Berbagi Inspirasi 

   Di sesi ini, para tutor memberikan inspirasi tentang bagaimana memanfaatkan media sosial untuk berbagi praktik baik dan pengalaman belajar. Mereka berbagi tips membuat konten edukatif yang menarik dan relevan, sehingga bisa menginspirasi guru lain serta siswa. Para tutor juga memberikan saran tentang jenis-jenis konten yang bisa dibuat, mulai dari infografis, video pembelajaran, hingga cerita inspiratif tentang pengalaman mereka

3. Modul 13 - Publikasi Karya Tulis untuk Pengembangan Profesi Guru

   Para tutor memberikan panduan tentang cara menulis artikel yang layak dipublikasikan dan bermanfaat bagi dunia pendidikan. Mereka berbagi pengalaman tentang bagaimana memulai tulisan. Selain itu, peserta juga mendapatkan tips untuk mengatasi kesulitan menulis dan mempublikasikan karya di jurnal pendidikan atau blog edukasi.

Sesi ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam tentang materi di Level 4, tetapi juga tips dan trik untuk menyelesaikan tugas-tugas dengan baik dan masuk ke jajaran 5 besar Pembatik. Para tutor menyarankan peserta untuk konsisten dalam mengerjakan rencana aksi mereka, selalu terbuka untuk belajar, dan menjaga kolaborasi dengan peserta lain.

Setelah sesi yang penuh inspirasi ini, saya kembali dengan semangat dan kepercayaan diri baru. Mereka kini lebih siap untuk menghadapi tantangan di Level 4 dan mencapai tujuan untuk menjadi Duta Teknologi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa meskipun dilakukan secara daring, semangat dan energi kebersamaan tetap terasa kuat di antara para Sahabat Teknologi yang berkomitmen untuk memajukan pendidikan Indonesia


#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024  
#sahabatteknologikemendikbudristek 
#platformmerdekamengajar

Rabu, 21 Agustus 2024

18 Cabang Lomba Me Award 2024

Logo Me Award

Ada 18 cabang lomba yang akan dipertandingkan dalam ajang Muhammadiyah Education (ME) Awards 2024 yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Selasa (20/8/2024).

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jatim, Dr Eko Hardi Ansyah MPsi setelah kegiatan ME Awards 2024 ini diluncurkan pada hari Jumat (16/8) yang lalu.

“Pelaksanaan lomba ME Awards 2024 ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2024 di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dengan mengusung tema The Rise of Muhammadiyah Youth Generation for Future Leader,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengapresiasi kontribusi dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh generasi muda Muhammadiyah dalam dunia pendidikan.

Peserta yang dapat mengikuti lomba adalah kepala sekolah/madrasah, guru, tenaga kependidikan, siswa, dan sekolah/madrasah Muhammadiyah seluruh Indonesia.

Pendaftaran ME Awards 2024 ini dapat dilakukan melalui akun laman sekolah masing-masing di website sekolah.dikdasmen.id. Dengan batas akhir pendaftaran pada tanggal 20 September 2024.

Untuk kejelasan informasi lomba ME Awards 2024 ini, baik pendaftaran maupun ketentuan teknis pelaksanaannya dapat dibaca pada guide book yang telah disusun dan diterbitkan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jatim dengan mengunduhnya di website sekolah.dikdasmen.id.

Inilah 18 cabang lomba dalam kompetisi ME Awards 2024:

  1. Tahfidz al-Qur’an
  2. Seni Baca al-Qur’an
  3. Pidato Bahasa Arab
  4. Pidato Bahasa Inggris
  5. Business Plan
  6. Animasi
  7. Robotika
  8. ISMU fil Arabia
  9. ISMU in English
  10. Matematika
  11. IPA/Fisika
  12. Ekonomi
  13. School Magazine
  14. School Website
  15. Kepala Sekolah/Madrasah Berprestasi
  16. Guru Berprestasi
  17. Tenaga Kependidikan Berprestasi
  18. Inovasi Media Pembelajaran Digital

Bagi para juara diberikan hadiah berupa trofi, piagam, dan uang pembinaan.

sumber : pwmu.co

 
=======
banner
======

Ini adalah popup yang akan muncul hanya sekali.